Rabu, 05 Mei 2010

My Feelings

Saya hanya seorang wanita biasa..
saya tidak memiliki kelebihan yang signifikan yang bisa saya banggakan..
saya tidak seperti orang-orang yang memiliki skill dalam bidang apapun..

saya... average..

Dulu, orang selalu mengkorelasikan saya dengan, `cantik`.
Ada beberapa teman yang dulu tidak suka kalau saya terpilih untuk acara di sekolah.
Mereka selalu beranggapan, saya terpilih bukan karena kemampuan saya, tapi semata-mata hanya karena saya cantik.
Sampai dulu, pernah ada seseorang yang dekat dengan saya berkomentar, kalau saya bisa diterima kerja itu, semata-mata karena saya cantik.. Kalau bukan karena itu, apalagi dong? ga ada lagi kan? Skill ga ada.. personality apalagi..
Begitu katanya..

sungguh pedas komentarnya.. sungguh menyakitkan..

Semua berfikir, saya tidak bisa apa-apa.. saya hanya bermodalkan cantik..
Dan sekarang, saya sudah tidak cantik lagi..
Setidaknya, itu komentar semua orang tentang saya..
Yang ada sekarang orang mengkorelasikan saya dengan, `gendut` dan `dulunya cantik`..

Setiap ada teman, atau saudara yang bertemu, tidak ada yang tanya, "apa kabar?", tapi pertama kali yang mereka ucapkan saat bertemu denganku adalah, "Tambah gendut deh..", atau "Gendut banget sih!"
Bahkan pernah ada yang bilang, "Padahal dulu kamu cantik loh! kok sekarang jadi begini sih?"

Oh manusia-manusia itu.. mungkin dipikirnya aku ini terbuat dari batu yah.. yang tidak punya perasaan..

Sering, pasangan dari teman-temanku.. Mereka ingin memuji pasangan mereka masing-masing. Tapi selalu diikuti dengan menghina dan menjatuhkan aku..

Seperti dulu, cowonya temanku melihatku memakai celana selutut..
Si cowo berkomentar, "Lo tuh ternyata gendut yah! beda banget sama cewe gue.."

Ada juga seorang teman, yang naksir berat sama sahabatku..
Suatu ketika, dia bilang, "lo gendut banget sih! itu yang lo bilang bodi?? bodi tuh kaya sahabat lo tuh! itu baru bodi!! klo elo mah, apaan tuh??"

Pernah juga, calon suami sahabatku berkomentar, "si Munya sekarang gendut banget yah!"
Sahabatku bilang, "Yaah, namanya jg abis melahirkan.. Kalau nanti aku habis melahirkan juga bisa jadi gendut looh, gimana tuh?`
Si calon suami pun menjawab, "ya ga apa.. wajarlaah.. tapi ga segendut Munya kan? klo dia sih kebangetan.." *note, akhirnya mereka menikah, punya anak, dan istrinya sekarang lg gendut*

Oh, rasanya sudah cukup mendengar hinaan-hinaan ini..
Kalau kalian memang mencintai pasangan kalian masing-masing, dan ingin memuji pasangan kalian masing-masing, silahkan puji.. Pujilah sesuka kalian..
Tapi tolonglaah, tidak usah dilanjutkan dengan menghinaku..
Apa sih salahku sama kalian??

Kadang ingiiiiiiin rasanya membalas mulut tajam orang-orang itu..

Ingiiiiiiiin sekali membalas, dan kemudian berlalu begitu saja, ga peduli dengan perasaan mereka..

Sayangnya, saya ga bisa..
Saya cuma bisa diam, menerima.. dan.. Yah, paling tidak, nulis di blog ini lah..

Nasiiib.. ya nasiib...






3 komentar:

konnyaku mengatakan...

biarkan anjing menggonggong, munya. there's more to than meets the eye. gue jg pernah digituin sama temen2 gue, sama keluarganya mantan gue, sama pacar2 mereka, dan ya emang ga pernah dibelain. yg terpenting itu pandangan orang2 yg penting buat kamu :)

kemarin alex bilang ke aku gini, "ehhh, lo ga pernah ketemu munya ya? sayang banget sabtu kemarin ga ketemu. lo harus liat munya. dia itu cantik banget."

see :) now, i'm curious.

Munya mengatakan...

aaannng... aaaangggg.... *guling guling gigit2 bantal*

esta novita mengatakan...

gigit2 bantalku aja.. :))
munya, biarpun baru kenal aku amat terhibur dengan postinganmu terutama di plurk.
kadang 'ajaib', tidak tertebak & kocak.
tetap cantik lahir batin ya... :D